1614352171 Arti Jenis dan Bukti Transaksi

Arti, Jenis, dan Bukti Transaksi

Definisi transaksi adalah

Definisi transaksi adalah

Apa yang dimaksud dengan transaksi? Secara umum, pemahaman tentang transaksi adalah kegiatan yang dilakukan oleh perseorangan atau organisasi dan dapat menyebabkan perubahan pada kekayaan atau keuangan yang dimiliki, baik bertambah maupun berkurang.

Pendapat lain menyatakan bahwa definisi transaksi adalah aktivitas perusahaan yang dapat menyebabkan perubahan aset atau posisi keuangan perusahaan. Aktivitas transaksi ini termasuk membeli, menjual, membayar gaji karyawan, dan membayar berbagai jenis biaya lainnya.

Setiap aktivitas transaksi selalu dilakukan oleh administrasi transaksi. Dalam hal ini administrasi transaksi adalah kegiatan pencatatan perubahan keuangan yang dilakukan secara akurat dengan menggunakan metode tertentu.

Baca juga: Definisi Biaya

Pengertian Transaksi Menurut Para Ahli

Untuk lebih memahami apa itu transaksi, kita bisa merujuk pada pendapat para ahli berikut:

1. Mursyidi

Menurut Mursyidi (2010: 39), pengertian transaksi adalah suatu yang terjadi dalam dunia usaha dan tidak hanya dalam proses jual beli, pembayaran dan penerimaan uang, tetapi juga akibat kerugian, kebakaran, arus, dan kejadian lainnya. yang dapat dinilai dengan uang.

2. Sunarto Zulkifli

Menurut Sunarto Zulkifli (2003: 10), pengertian transaksi adalah peristiwa ekonomi / keuangan yang melibatkan paling sedikit 2 pihak yang menukar, mengikutsertakan diri dalam serikat usaha, pinjam meminjam atas dasar kesepakatan bersama atau atas dasar ketentuan hukum.

3. Indra Bastian

Menurut Indra Bastian (2007: 27) pengertian transaksi adalah pertemuan yang saling menguntungkan antara dua pihak (penjual dan pembeli) disertai dengan data / bukti / dokumen pendukung yang dimasukkan ke dalam jurnal setelah melalui pencatatan.

Arti Jenis dan Bukti Transaksi

4. Slamet Wiyono

Menurut Slamet Wiyono (2005: 12), transaksi adalah suatu peristiwa ekonomi / keuangan yang melibatkan sekurang-kurangnya dua pihak dimana kedua belah pihak saling bertukar, melibatkan diri dalam serikat usaha, pinjam meminjam, dan lain-lain berdasarkan keinginan masing-masing atau atas dasar ketentuan hukum yang berlaku.

6. Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI)

Menurut KBBI yang dimaksud dengan transaksi adalah perjanjian jual beli antara pembeli dan penjual.

Baca juga: Definisi Uang Tunai

Jenis Transaksi Ekonomi

Secara umum aktivitas transaksi yang terjadi dapat dibedakan menjadi dua jenis. Jenis transaksinya adalah sebagai berikut:

1. Transaksi Internal

Transaksi internal adalah jenis transaksi yang melibatkan berbagai divisi dalam suatu perusahaan yang mengakibatkan perubahan posisi keuangan di bagian perusahaan tersebut. Beberapa contoh transaksi internal yang sering dilakukan antara lain;

  • Memo dari atasan kepada seseorang yang diberi perintah.
  • Perubahan nilai aset karena depresiasi.
  • Penggunaan peralatan kantor oleh masing-masing divisi.

2. Transaksi Eksternal

Transaksi eksternal merupakan jenis transaksi yang melibatkan berbagai pihak dari luar perusahaan dan melakukan perubahan posisi keuangan suatu perusahaan. Beberapa contoh transaksi eksternal meliputi;

  • Transaksi penjualan dengan perusahaan lain
  • Transaksi pembelian dengan perusahaan lain
  • Pembayaran hutang dagang

Baca juga: Laporan keuangan

Bukti transaksi

Kegiatan transaksi harus disertai bukti transaksi agar nantinya transaksi tersebut dapat dipertanggungjawabkan. Selain itu, bukti transaksi juga diperlukan jika terjadi perselisihan di kemudian hari.

Bukti transaksi dibedakan menjadi dua, yaitu bukti transaksi internal dan bukti transaksi eksternal. Berikut penjelasan singkat dari keduanya.

1. Bukti Transaksi Internal

Bukti transaksi internal merupakan bukti pencatatan suatu kejadian di dalam perusahaan. Secara umum, bukti transaksi ini berupa memo internal atasan kepada karyawan.

2. Bukti Transaksi Eksternal

Bukti transaksi eksternal merupakan bukti pencatatan setiap transaksi yang terjadi dengan pihak lain di luar perusahaan. Beberapa bukti transaksi eksternal antara lain:

  • Faktur; yaitu perhitungan penjualan dengan menghitung pembayaran secara kredit yang dilakukan oleh penjual kepada pembeli.
  • Resi; yaitu bukti penerimaan sejumlah uang yang ditandatangani oleh penerima, kemudian diserahkan kepada pembayar dan dapat digunakan sebagai bukti transaksi.
  • Catatan debit; yaitu bukti transaksi pengembalian barang yang telah dibeli (retur pembelian) yang dilakukan oleh pembeli.
  • Memeriksa; yaitu surat atau surat (dokumen) yang berisi perintah tanpa syarat dari nasabah bank agar bank membayar sejumlah uang yang tertera pada surat tersebut kepada orang atau pemiliknya.
  • Rekening giro; yaitu ringkasan transaksi keuangan yang telah terjadi dalam periode tertentu pada rekening bank yang dimiliki oleh individu atau perusahaan pada lembaga keuangan.
  • Bilyet giro; yaitu surat perintah kepada bank penyimpan dana, untuk mentransfer sejumlah dana ke rekening lain yang tercantum dalam dokumen bilyet giro.
  • Bukti setoran bank; yaitu slip setoran uang yang telah disediakan oleh bank dan berfungsi sebagai bukti bahwa nasabah telah menyetor uang ke rekening tertentu.
  • Bukti uang masuk dan keluar; bukti kas masuk adalah bukti penerimaan uang yang dilengkapi dengan dokumen tertentu (nota, kuitansi). Bukti pencairan adalah bukti transaksi / pembayaran pencairan tunai dengan dokumen tertentu (nota kas asli, kuitansi).
  • Bukti memorandum, yaitu bukti transaksi yang dikeluarkan oleh pimpinan perusahaan atau orang yang berwenang atas peristiwa yang berlangsung di dalam perusahaan itu sendiri dan umumnya terjadi di akhir periode, seperti memo untuk mencatat gaji karyawan yang masih dibayarkan.

Baca juga: Arti COD

Demikian penjelasan singkat tentang pengertian suatu transaksi, jenisnya, serta beberapa bukti transaksi yang sering digunakan. Semoga artikel ini bermanfaat dan menambah wawasan anda.

sumber : maxmanroe.com