1614150614 Arti Karakteristik dan Klasifikasi Agen

Arti, Karakteristik, dan Klasifikasi Agen

Definisi agen adalah

Pengertian Agen Is

Kita sering mendengar istilah “agen” setiap hari, tapi apa sebenarnya yang dimaksud dengan agen? Dalam ilmu pemasaran dan bisnis, pengertian agen adalah distributor yang atas nama perusahaan tertentu menjual barang dan jasa yang diproduksi oleh perusahaan tersebut.

Pendapat lain menyatakan bahwa pengertian agen adalah suatu lembaga yang melakukan perdagangan melalui penyediaan barang atau jasa atau fungsi khusus yang berkaitan dengan penjualan atau distribusi barang. Namun, mereka tidak berhak memiliki barang yang diperdagangkan.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, yang dimaksud dengan agen adalah orang atau perusahaan perantara yang berusaha menjual kepada perusahaan lain atas nama pengusaha, sehingga sering disebut sebagai wakil atau kaki tangan.

Secara umum agen berperan sebagai perantara antara konsumen dengan perusahaan induk. Sedangkan distributor bekerja atas nama perusahaannya sendiri yang berhak membeli, menyimpan, menjual dan memasarkan barang tertentu.

Baca juga: Arti Penjual

Karakteristik agen

Pada umumnya barang atau jasa yang dijual oleh agen merupakan produk dari satu perusahaan saja dan harga produk yang dijual oleh agen juga ditentukan oleh produsennya. Agen sering dianggap sebagai perantara atau distributor, tetapi mereka berbeda.

Mengacu pada pengertian agen di atas maka karakteristik dari agen adalah sebagai berikut:

  • Jumlah barang yang dijual oleh agen umumnya lebih sedikit dibandingkan dengan distributor.
  • Area pemasaran agen tidak terlalu luas.
  • Agen membeli barang dalam jumlah besar untuk dijual kembali ke pengecer.
  • Sistem pembelian barang atau jasa dari distribusi dapat dilakukan melalui drop-off atau sistem komisi.
  • Biasanya agen tidak melayani pembelian langsung oleh konsumen.
  • Agen bisa membuka peluang menjadi reseller bagi pihak lain.
  • Agen hanya menjual produk dari satu produsen, dan tidak boleh menjual produk dari pesaing.
  • Menjadi agen tidak harus berbentuk badan usaha atau memiliki izin badan usaha.

Baca juga: Arti Pemasok

Klasifikasi Agen

Dalam prakteknya, agen dapat dibedakan menjadi dua kelompok, yaitu agen pendukung dan agen pelengkap. Berikut penjelasan dari kedua kelompok agen tersebut:

1614150583 436 Arti Karakteristik dan Klasifikasi Agen

1. Agen Pendukung

Kelompok agen ini dikhususkan untuk kegiatan di beberapa aspek transfer barang dan jasa. Distribusi agen ini meliputi agen transportasi curah, agen penyimpanan, agen transportasi khusus (pengirim khusus) dan agen penjualan dan pembelian (agen pembelian dan penjualan).

Kegiatan yang dilakukan oleh agen pendukung ini adalah membantu pengiriman barang sedemikian rupa sehingga dapat terjalin hubungan langsung antara pembeli dan penjual. Intinya, lembaga pendukung ini berfungsi melayani kebutuhan setiap kelompok secara bersamaan.

2. Agen Pelengkap

Untuk kelompok yang satu ini mempunyai fungsi dalam melaksanakan pelayanan tambahan dalam pendistribusian barang dengan tujuan memperbaiki jika ada kekurangan. Jika pedagang atau lembaga lain tidak dapat melakukan pekerjaan yang berkaitan dengan pendistribusian barang, maka agen pelengkap akan menggantikan pekerjaan tersebut.

Ada beberapa layanan yang dilakukan oleh lembaga pelengkap antara lain layanan seleksi, layanan keuangan, layanan informasi dan layanan khusus. Di sisi lain, pelayanan pelengkap juga dapat dibedakan berdasarkan apa yang mereka tawarkan yaitu diklasifikasikan menjadi agen yang membantu di bidang keuangan, agen yang membantu dan mengambil keputusan (seperti agen, biro iklan, dokter), agen yang membantu dalam memberikan informasi (televisi, radio, surat kabar) dan agen khusus yang tidak termasuk dalam kelompok itu.

Baca juga: Arti Reseller

Pro dan Kontra Menjadi Agen

Setiap model bisnis memiliki kelebihan dan kekurangan. Kelebihan dan kekurangan menjadi agen adalah sebagai berikut:

1. Kelebihan Menjadi Agen

  • Potensi keuntungan dari penjualan cukup besar.
  • Tidak perlu membuat atau membuat produk atau merek Anda sendiri.

2. Kerugian Menjadi Agen

  • Dalam banyak kasus, untuk menjadi agen membutuhkan modal yang tidak sedikit.
  • Agen harus memiliki ruang penyimpanan barang yang cukup.
  • Ada risiko menanggung kerugian akibat kerusakan barang selama penyimpanan atau pengiriman.

Berbicara tentang pengertian agen, sebenarnya tidak dapat dimaknai begitu saja karena ruang lingkup dari agen itu sendiri sangat luas di berbagai bidang. Fungsi dan cara kerja masing-masing agen sendiri juga berbeda antara satu agen dengan lainnya.

Namun pada prinsipnya, agen merupakan kaki tangan dari perusahaan induk untuk mendistribusikan barang atau jasa yang diperdagangkan kepada konsumen. Hanya saja tidak akan ada kewenangan atau hak untuk memiliki atau menentukan harga dari harga barang tersebut.

Baca juga: Arti Dropship

Demikian penjelasan singkat tentang pengertian agen, karakteristik, klasifikasi, serta kelebihan dan kekurangannya. Semoga artikel ini bermanfaat dan menambah wawasan anda.

sumber : maxmanroe.com