Bagaimana Kotoran Sapi Diubah Menjadi Biogas?

Bagaimana kotoran hewan diubah menjadi biogas, ya? Coba kita lihat proses pembuatan biogas dari kotoran sapi, yuk!

Untuk membuat biogas, kotoran sapi dimasukkan dalam lubang atau ruang di bawah tanah, kemudian kotoran ini akan terurai.

Penguraian kotoran sapi yang dibantu bakteri akan menghasilkan gas metana.

Baca Juga: Apa Itu Biofuel? Inilah Pengertian Biofuel dan Jenis-jenisnya

Gas metana inilah yang bisa dimanfaatkan sebagai sumber energi panas untuk menyalakan kompor atau bahan bakar kendaraan bermotor.

Selain dapat menjaga ketersediaan sumber energi yang berasal dari fosil, kompor biogas kotoran sapi juga ramah lingkungan.
Pixabay
Selain dapat menjaga ketersediaan sumber energi yang berasal dari fosil, kompor biogas kotoran sapi juga ramah lingkungan.

Mengapa Kompor Biogas Kotoran Sapi Ramah Lingkungan?

Selain dapat menjaga ketersediaan sumber energi yang berasal dari fosil, kompor biogas kotoran sapi juga ramah lingkungan.

Ramah lingkungan ini maksudnya pembuatan dan penggunaan produk biogas tidak merusak lingkungan atau bisa membantu mengurangi faktor yang merusak lingkungan.

Penggunaan kompor biogas kotoran sapi ramah lingkungan karena beberapa alasan ini:

1. Proses pembuatan biogas mendaur ulang limbah kotoran hewan.

2. Biogas tidak mencemari lingkungan dan berasal dari sumber daya alam yang dapat diperbarui.

3. Penggunaan biogas membantu menurunkan emisi gas rumah kaca yang memicu pemanasan global.

Baca Juga: Macam-Macam Energi Alternatif dan Kegunaannya dalam Kehidupan Sehari-hari

4. Penggunaan biogas membantu mengurangi polusi udara dari asap sisa pembakaran bahan bakar minyak.

Itulah alasannya mengapa kompor biogas kotoran sapi ramah lingkungan.