1614352497 Pengertian Tujuan Fungsi dan Jenis Bank

Pengertian, Tujuan, Fungsi dan Jenis Bank

Pengertian Bank Secara Umum
Ilustrasi bank

Pengertian Bank Secara Umum

Apa itu Bank? Definisi Bank adalah lembaga keuangan yang berwenang menghimpun dana dari masyarakat dan menyalurkannya kembali kepada masyarakat dalam bentuk pinjaman modal kerja untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat umum.

Istilah “Bank” berasal dari bahasa Italia, yaitu “Banco” yang artinya bangku. Dalam hal ini arti kata tersebut bangku merupakan tempat operasional bankir di masa lalu dalam melayani nasabahnya. Istilah “Banco” kemudian berubah dan menjadi lebih populer dengan kata BANK.

Bank memiliki beberapa produk jasa keuangan yang dapat digunakan oleh masyarakat luas. Beberapa produk utama Bank adalah:

  • Tabungan
  • Menyetorkan
  • Layanan Pembayaran (gaji, pensiun, dll.)
  • Layanan Pengiriman Uang (transfer)
  • Jasa Penyimpanan (pembayaran listrik, telepon, rekening air, dan lain-lain)
  • Kartu kredit
  • Dan lain-lain

Baca juga: Definisi OJK (Otoritas Jasa Keuangan)

Pengertian Bank Menurut Para Ahli

Untuk lebih memahami apa yang dimaksud dengan bank, kita dapat merujuk pada pendapat beberapa ahli. Berikut Pengertian Bank menurut para ahli:

1. Dr. BN Ajuha

Menurut Dr. BN Ajuha, pengertian Bank adalah wadah untuk menyalurkan modal dari orang-orang yang tidak dapat menggunakan uangnya secara menguntungkan kepada pihak-pihak yang dapat menjadikan uangnya lebih produktif untuk kepentingan masyarakat.

2. Pierson

Menurut Pierson, pengertian bank adalah badan usaha yang menerima kredit tetapi tidak memberikan kredit. Dalam hal ini, operasional Bank hanya bersifat pasif, hanya menerima setoran uang.

3. Jerry M. Rosenberg

Menurut Jerry M. Rosenberg, pengertian bank adalah organisasi atau perusahaan yang menerima simpanan dan giro, membayar bunga, memberikan pinjaman, membuat nota diskon, berinvestasi pada pemerintah atau pada surat berharga lainnya.

4. GM. Verryn Stuart

Menurut GM. Verryn Stuart, pengertian bank adalah badan usaha yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan kredit, baik dengan menggunakan alat pembayaran sendiri maupun dengan uang yang diperoleh dari orang lain, serta mengedarkan alat tukar baru berupa uang.

5. T. Gilarso

Menurut T. Gilarso, pengertian bank adalah lembaga keuangan yang kegiatan usahanya menghimpun dana, memberikan kredit atau pinjaman dan jasa lainnya dalam lalu lintas pembayaran dan peredaran uang.

6. Undang-Undang RI Nomor 10 Tahun 1998

Menurut Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1998 tanggal 10 November 1998 tentang Perbankan (pasal 1 ayat 2), pengertian Bank adalah badan usaha yang menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk tabungan dan menyalurkannya kepada masyarakat dalam bentuk kredit dan atau bentuk lain dengan tujuan untuk meningkatkan taraf hidup banyak orang.

7. PSAK No. 31

Menurut Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) No. 31, pengertian Bank adalah lembaga yang bertindak sebagai perantara keuangan antara pihak yang memiliki kelebihan dana dengan pihak yang membutuhkan dana, serta sebagai lembaga yang berfungsi untuk kelancaran lalu lintas pembayaran. .

Baca juga: Definisi Modal

1614352417 677 Pengertian Tujuan Fungsi dan Jenis Bank

Fungsi Bank Umum

Fungsi Bank
Ilustrasi Fungsi Bank

Sebagaimana disebutkan dalam pengertian Bank di atas, fungsi bank adalah sebagai lembaga yang memiliki kewenangan untuk menghimpun dana dari masyarakat dan menyalurkannya kembali kepada masyarakat untuk berbagai keperluan.

Selain itu, terdapat 3 fungsi khusus Bank yaitu:

1. Agen Kepercayaan

Aktivitas perbankan dapat berjalan dengan baik hanya jika ada kepercayaan (trust) dari masyarakat. Jika masyarakat telah mempercayai Bank, maka mereka tidak akan ragu untuk menyimpan dananya di Bank.

Masyarakat percaya bahwa dana yang mereka simpan di Bank akan selalu aman dan bisa ditarik kapan saja. Demikian pula di sisi lain, penyaluran dana simpanan tersebut kepada masyarakat dalam bentuk pinjaman didasarkan pada amanah dan hukum yang berlaku.

2. Agen Pembangunan

Dalam kegiatan perekonomian terdapat dua hal yang tidak dapat dipisahkan yaitu sektor riil dan sektor moneter. Keduanya saling mempengaruhi.

Kegiatan Bank menghimpun dan menyalurkan dana masyarakat membuka peluang bagi masyarakat untuk melakukan penanaman modal, penyaluran dan kegiatan ekonomi lainnya yang tidak terlepas dari penggunaan uang.

Apabila semua kegiatan tersebut dapat berjalan dengan baik maka akan berdampak besar bagi peningkatan perekonomian masyarakat secara keseluruhan.

3. Agen Layanan

Selain menghimpun dan menyalurkan dana, Bank juga memiliki layanan perbankan lain yang ditawarkan kepada masyarakat. Seperti yang disebutkan dalam pengertian Bank di atas, layanan perbankan tersebut antara lain adalah layanan transfer uang, layanan pembayaran, tabungan, kartu kredit, dan lain-lain.

Tujuan Bank

Secara umum tujuan perbankan Indonesia adalah membantu penyelenggaraan pembangunan nasional guna mewujudkan pemerataan, pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan rakyat.

Berdasarkan tujuan tersebut, Bank di Indonesia dituntut untuk menjalankan tugas dan fungsinya dengan baik berdasarkan pada demokrasi ekonomi.

Pada dasarnya kegiatan dan pembangunan ekonomi di Indonesia sangat erat kaitannya dengan perbankan. Jadi, jika Anda pernah mengira bahwa Bank hanya bertujuan untuk mendapatkan keuntungan yang maksimal, maka Anda salah.

Baca juga: Definisi Efek

Jenis Bank

Jenis Bank
Bank Syariah adalah salah satu jenis Bank

Dalam UU Perbankan disebutkan bahwa kegiatan perbankan di Indonesia dapat dibedakan menjadi beberapa jenis. Berdasarkan pengertian Bank di atas maka jenis Bank yang dimaksud adalah:

1. Jenis Bank Berdasarkan Fungsinya

Dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1992 yang kemudian ditegaskan kembali dalam Undang-Undang Perbankan Nomor 10 Tahun 1998, jenis bank dilihat dari fungsinya, antara lain:

  • Bank pusat, yaitu lembaga keuangan milik negara yang bertugas mengatur dan mengawasi berbagai kegiatan di lembaga keuangan serta memastikan bahwa kegiatan lembaga keuangan tersebut dapat meningkatkan stabilitas perekonomian.
  • Bank komersialyaitu bank yang melakukan kegiatan usaha perbankan secara konvensional dan / atau berdasarkan prinsip syariah Islam yang dalam kegiatannya memberikan pelayanan dalam lalu lintas pembayaran.
  • Bank Perkreditan Rakyat (BPR)yaitu bank yang melakukan kegiatan perbankan secara konvensional atau berdasarkan prinsip syariah Islam yang dalam kegiatannya tidak menyediakan jasa pembayaran. Kegiatan BPR hanya mencakup penggalangan dana dan penyaluran dana. Bahkan dalam penggalangan dana, BPR tidak diperbolehkan menerima giro, tidak melakukan kliring dan transaksi valas.

2. Jenis Bank Berdasarkan Kepemilikan

Mengacu pada pengertian Bank, kepemilikan dapat dilihat dari akta pendirian dan penguasaan. Jenis bank tersebut antara lain:

  • Bank Milik Negara; misalnya Bank Negara Indonesia (BNI), Bank Rakyat Indonesia (BRI), Bank Tabungan Negara (BTN), dan lain-lain.
  • Bank Milik Swasta Nasional; misalnya Bank Central Asia (BCA), Bank Danamon, Bank Muamalat, Bank Permata, dan lain-lain.
  • Bank Milik Asing; Standard Chartered Bank, Citibank, dan lainnya.
  • Bank Campuran; Bank Sakura Swadarma, Bank Interpacifik, Bank Mitsubishi Buana, dan lain-lain.

3. Jenis Bank Berdasarkan Status

Intinya adalah ukuran kemampuan bank dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat baik dari segi jumlah produk, permodalan dan kualitas pelayanan. Jenis bank tersebut antara lain:

  • Bank Devisayaitu bank yang dapat bertransaksi di luar negeri atau kegiatan lain yang berhubungan dengan mata uang asing. Misalnya transfer ke luar negeri, cek perjalanan, koleksi ke luar negeri.
  • Bukan Bank Devisayaitu bank yang berhak melakukan transaksi sebagai bank devisa yang wilayah operasinya terbatas hanya di negara tertentu.

4. Jenis Bank Berdasarkan Cara Penetapan Harga

  • Bank dengan Prinsip Konvensionalyaitu jenis bank yang menggunakan metode pricing sesuai suku bunga (spread base) dan menghitung biaya yang dibutuhkan (fee base).
  • Bank dengan Prinsip Syariahyaitu bank yang menerapkan aturan kontraktual menurut hukum Islam dalam penyetoran dana, pembiayaan, atau kegiatan lainnya.

Baca juga: Perbedaan Bank Syariah dan Bank Konvensional

Demikian penjelasan singkat mengenai pengertian bank, fungsi bank, tujuan bank dan jenis bank. Semoga artikel ini bermanfaat dan menambah wawasan anda.

sumber : maxmanroe.com