1614739607 statik.tempo .co

Presiden Jokowi Cabut Lampiran Perpres Tentang Investasi Alkohol, MUI: Ingat Wisata Halal

TEMPO.CO, Jakarta – Presiden Joko Widodo mencabut bagian terlampir Peraturan Presiden nomor 10 tahun 2021 tentang bidang urusan investor. Lampiran ketiga nomor 31 yang dicabut oleh Presiden Jokowi mengatur investasi dalam alkohol.

Banyak komentar yang didengar Presiden Jokowi terkait peraturan yang ditekennya pada 2 Februari 2021. “Keputusan itu diambil setelah mendapat masukan dari para Ulama, Majelis Ulama Indonesia (MUI), Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah dan ormas lainnya, kata Presiden Jokowi dikutip Antara. diunggah di YouTube Sekretariat Presiden, Selasa 2 Maret 2021.

Majelis Ulama Indonesia mengatakan jika pemerintah tidak mencabut kebijakan tersebut, maka komitmen untuk mendorong akan menjadi kontraproduktif wisata halal. “Ketika pemerintah berkomitmen untuk menghidupkan kembali ekonomi kreatif berbasis wisata halal, peredaran alkohol akan kontraproduktif dalam upaya mendorong pariwisata halal,” kata Ketua Komisi Fatwa MUI Asrorun Ni ‘am dalam jumpa pers online di Jakarta. , Selasa.

Alih-alih mendorong pariwisata halal, peredaran alkohol justru menahan wisatawan yang ingin berkunjung ke Indonesia karena tertarik untuk mempromosikan wisata halal. Ini bukan kali pertama MUI menolak kebijakan pemerintah tentang alkohol atau alkohol.

Di 2009, MUI meminta pemerintah untuk melarang peredaran alkohol dan minuman beralkohol di masyarakat. Hal itu dilakukan dengan tidak memberikan izin mendirikan pabrik yang memproduksi minuman beralkohol.

Mereka juga tidak memberikan izin untuk perdagangan minuman beralkohol dan mengambil tindakan tegas terhadap mereka yang melanggar peraturan tersebut. “Kalau melihat ekonomi dan investasi, banyak sekali data yang menunjukkan bahwa sektor ini masih defisit,” ujarnya.

Menurut Asrorun, keuntungan lalu lintas alkohol tidak berbanding lurus dengan kerugian, baik dari segi kesehatan, kerusakan karakter generasi muda maupun kejahatan. Bahkan jika alkohol diekspor, imbuhnya, akan merusak citra bangsa Indonesia di pentas dunia.

MUI menyambut baik keputusan Presiden Jokowi yang mencabut lampiran peraturan presiden yang mengatur investasi alkohol di Indonesia, khususnya di empat daerah. Provinsi tersebut adalah Bali, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Utara dan Papua.

Baca juga:
Debat soal wisata halal, Sandiaga Uno: sama sekali tidak berguna

Tanda Tangan digital

Tanda1
Tanda12
Tanda111
Tanda12
Tanda Tangan2
Tanda Tangan3
Tanda Tangan1
Tanda Tangan3
Tanda Tangan4
Tanda Tangan5
Tanda tangan digital

Sumber : travel.tempo.co