Silabus Kurikulum 2013 Sekolah Menengah Seni Budaya

Silabus Kurikulum 2013 Sekolah Menengah Seni Budaya

Silabus Kurikulum SMA Seni Budaya 2013 Penataan kurikulum Seni Budaya 2013 menjawab tantangan abad 21 yang menekankan pada keseimbangan aspek pengetahuan, sikap, dan keterampilan. Pembentukan aspek pengetahuan menekankan pada tataran konsepsi melalui pemahaman teknik dan seni prosedural. Aspek sikap dilakukan melalui kegiatan apresiasi dalam upaya membentuk budaya individu yang bersifat jujur, tanggung jawab, empati, dan menghargai orang lain. Aspek ketrampilan melalui kegiatan ekspresi dan kreasi dilakukan dengan mengimplementasikan karya seni yang bermanfaat dalam kehidupan masyarakat, sehingga mampu mengoptimalkan kreativitas kreasi seni yang inovatif. Kata kunci dalam kurikulum 2013 pada mata pelajaran Seni Budaya menekankan pada kreativitas, dimana pembelajaran berbasis kecerdasan tidak akan memberikan hasil yang signifikan, tetapi hanya mengalami peningkatan 50% dibandingkan yang berbasis kreativitas. Untuk alasan ini, dua pertiga dari kemampuan kreatif seseorang diperoleh melalui pendidikan, sepertiga sisanya berasal dari genetika, dan sebaliknya berlaku untuk kemampuan kecerdasan. Ruang Lingkup Kurikulum 2013 Silabus Silabus Seni Budaya SMA Seni dan Budaya Kurikulum 2013 ruang lingkup materi pelajaran Seni Budaya meliputi aspek-aspek sebagai berikut. 1. Seni rupa, meliputi kemampuan konsepsi, mengapresiasi dan menciptakan karya seni rupa dua dan tiga dimensi, serta perencanaan pameran. 2. Musik, yang meliputi kemampuan konsepsi, mengapresiasi dan menciptakan karya vokal dan instrumen, serta perencanaan pertunjukan musik. 3. Seni Tari, meliputi kemampuan konsepsi, apresiasi dan penciptaan seni tari tradisional dan karya seni kreatif, serta pengelolaan seni pertunjukan. 4. Seni teater, termasuk kemampuan konsepsi, apresiasi dan penciptaan karya akting, serta desain pertunjukan. Dari 4 aspek mata pelajaran Seni Budaya yang tersedia, sekolah wajib menerapkan minimal dua aspek kesenian yang dapat disesuaikan dengan minat peserta didik, kondisi sekolah (ketersediaan tenaga pengajar dan sarana prasarana) serta budaya masyarakat. Guru yang mengajar seni dan budaya adalah guru profesional sesuai dengan latar belakang pendidikan keseniannya. Pelaksanaan teknis diserahkan kepada masing-masing satuan pendidikan. Silabus Kurikulum 2013 SMA Seni Budaya Salah satu strategi pembelajaran Seni Budaya menggunakan pendekatan saintifik yang meliputi kegiatan 1) mengamati, (melihat, membaca, menyimak dan menyimak), 2) bertanya dengan mengajukan pertanyaan dari faktual ke hipotetis, 3) mengumpulkan informasi melalui pengumpulan data, penentuan data dan sumber data, 4) penalaran / mengasosiasikan dengan menganalisis dan menyimpulkan, 5) mengkomunikasikan konsep baik secara lisan maupun tertulis. Kegiatan tersebut tidak selalu dilakukan secara berurutan dan serentak dalam satu pertemuan. Guru dapat menggunakan pendekatan lain yang disesuaikan dengan karakteristik materi yang diajarkan, antara lain menggunakan pembelajaran discovery, pembelajaran berbasis masalah, pembelajaran pengalaman, dan pendekatan lainnya dengan tetap berorientasi pada kegiatan pembelajaran untuk mengembangkan aktivitas dan kreativitas siswa. Silabus SMA Seni Budaya Kurikulum 2013 pada prinsipnya pembelajaran seni budaya menekankan pada kegiatan karya seni baik di sekolah maupun di luar sekolah seperti di sanggar, sanggar atau tempat lain. Pembelajaran tetap memperhatikan aspek keselamatan kerja, kebersihan lingkungan, dan pemeliharaan sumber belajar. Pembelajaran sikap dilakukan secara tidak langsung, artinya penanaman sikap diintegrasikan ke dalam proses pembelajaran pengetahuan dan keterampilan. Dalam pembelajaran karya seni, guru diharapkan berperan aktif dalam melaksanakan kegiatan kerja bersama siswa. Untuk mengunduh silabus kurikulum sekolah menengah tahun 2016 revisi 2013 mata pelajaran Seni Budaya bagi siswa SMA / SMA / SMA (silakan klik unduh)

Silabus SMA Kurikulum 2013 Revisi 2016 mata pelajaran lain

sumber : silabus.org/