1614351538 Tujuan Manfaat dan Jenis Leverage

Tujuan, Manfaat, dan Jenis Leverage

Definisi Leverage Adalah

Apa yang dimaksud dengan leverage? Secara umum pengertian leverage adalah kemampuan untuk mempengaruhi situasi atau orang lain sehingga seseorang dapat memperoleh manfaat yang lebih besar atau mengontrol apa yang ada dan akan terjadi.

Di bidang keuangan, definisi leverage adalah teknik pembelian aset yang melibatkan dana pinjaman (hutang) daripada menambahkan ekuitas baru dengan harapan bahwa keuntungan setelah pajak yang akan diterima pemegang ekuitas dari transaksi akan melebihi biaya pinjaman, seringkali beberapa waktu.

Pendapat lain menyatakan bahwa leverage adalah tingkat kemampuan perusahaan dalam menggunakan dana (aset) yang mempunyai biaya tetap (hutang, saham khusus) dalam rangka mewujudkan tujuan perusahaan untuk mengoptimalkan penggunaan kekayaan pemilik perusahaan.

Dalam forex dan pasar saham, leverage adalah penggunaan dana pinjaman dengan tujuan meningkatkan potensi pengembalian investasi keuangan.

Baca juga: Definisi Transaksi

Pengertian Leverage Menurut Para Ahli

Untuk lebih memahami apa itu leverage, kita bisa merujuk pada pendapat para ahli berikut ini:

1. Agus Sartono

Menurut Agus Sartono (2008: 257) yang dimaksud leverage adalah penggunaan aset dan sumber dana (sumber dana) oleh perusahaan yang mempunyai biaya tetap (biaya tetap) dengan maksud untuk meningkatkan potensi keuntungan pemegang saham.

2. Susan Irawati

Menurut Susan Irawati (2006) pengertian leverage adalah suatu kebijakan yang dilakukan oleh suatu perusahaan dalam hal menginvestasikan dana atau memperoleh sumber dana yang disertai dengan biaya tetap atau biaya yang harus ditanggung oleh perusahaan.

3. Fakhruddin HM

Menurut Fakhruddin HM (2008: 109) leverage adalah besarnya hutang yang digunakan untuk membiayai / membeli aset perusahaan. Perusahaan dengan hutang yang lebih besar dari ekuitas disebut perusahaan dengan tingkat leverage yang tinggi.

4. Lukman Syamsuddin

Menurut Lukman Syamsuddin (2001: 89) pengertian leverage adalah kemampuan perusahaan dalam menggunakan dana (aset) yang mempunyai biaya tetap (fixed cost asset atau dana) untuk meningkatkan tingkat pendapatan (return) bagi pemilik perusahaan.

5. Sjahrial

Menurut Sjahrial (2009: 147), leverage adalah penggunaan aset dan sumber dana oleh perusahaan yang mempunyai biaya tetap (fixed cost), artinya sumber dana berasal dari pinjaman karena mempunyai bunga sebagai beban tetap dengan maksud meningkatkan potensi keuntungan pemegang saham.

6. Sofyan Syafri Harahap

Menurut Sofyan Syafri Harahap (2013) pengertian leverage adalah rasio yang menggambarkan hubungan antara hutang perusahaan terhadap modal, dimana rasio ini dapat melihat sejauh mana perusahaan dibiayai oleh hutang atau pihak eksternal dengan kemampuan perusahaan yang dijelaskan oleh modal. .

7. Irham Fahmi

Menurut Irham Fahmi (2012), leverage adalah ukuran yang digunakan dalam menganalisis laporan keuangan untuk menunjukkan jumlah agunan yang tersedia bagi kreditor.

Baca juga: Definisi Leasing

Tujuan dan Manfaat Rasio Leverage

Dalam melakukan leverage tentunya ada tujuan yang ingin dicapai. Mengacu pada definisi tersebut, beberapa tujuan dan manfaat rasio leverage adalah sebagai berikut:

  • Sehingga perusahaan dapat mengetahui posisinya atas kewajibannya kepada kreditur.
  • Sehingga perusahaan dapat menilai kemampuannya untuk memenuhi kewajiban tetap, seperti cicilan pinjaman dan bunga.
  • Sehingga perusahaan dapat menilai keseimbangan antara nilai aset (terutama aset tetap) dan modal.
  • Sehingga perusahaan dapat menilai tingkat pengaruh hutang terhadap pengelolaan aset.
  • Sehingga perusahaan dapat menilai besarnya aset perusahaan yang dibiayai dengan hutang.

Baca juga: Arti Manfaat

Jenis Leverage

Terdapat 3 jenis leverage yang digunakan perusahaan dalam memperoleh sumber dana dengan biaya tetap yaitu:

1. Leverage Operasi (Leverage Operasi)

Leverage operasi adalah kemampuan perusahaan untuk menggunakan biaya operasi tetap (biaya operasi tetap) untuk memperbesar pengaruh perubahan volume penjualan terhadap pendapatan sebelum pajak dan bunga (EBIT = Pendapatan Sebelum Bunga dan Pajak).

Leverage jenis ini muncul sebagai akibat adanya biaya tetap atau biaya yang harus ditanggung dalam operasional perusahaan. Penggunaan leverage operasional diharapkan dapat mempengaruhi penjualan dan menghasilkan laba sebelum pajak dan bunga yang lebih besar.

Biaya operasional tetap perusahaan biasanya meliputi;

  • Biaya produksi
  • Beban penyusutan
  • Biaya pemasaran
  • Gaji karyawan

Ukuran leverage operasi dihitung dengan DOL (Tingkat Leverage Operasi) dengan rumus sebagai berikut:

Formula Leverage Operasi
Formula Leverage Operasi

2. Leverage Keuangan (Leverage Keuangan)

Financial leverage adalah penggunaan sumber dana yang mempunyai biaya tetap dengan asumsi akan memberikan keuntungan tambahan yang lebih besar dari biaya tetap sehingga akan meningkatkan keuntungan yang tersedia bagi pemegang saham (Agus Sartono, 2008: 263).

Leverage jenis ini muncul sebagai akibat dari berbagai kewajiban keuangan tetap yang harus ditanggung oleh perusahaan. Kewajiban keuangan ini tetap harus dibayar terlepas dari perubahan tingkat EBIT yang dicapai oleh perusahaan.

Ukuran leverage keuangan dihitung dengan DFL (Tingkat Leverage Keuangan) dengan rumus sebagai berikut:

Formula Leverage Keuangan
Formula Leverage Keuangan

Catatan: Nilai DFL menunjukkan bahwa perubahan tingkat EBIT akan mengakibatkan perubahan laba bersih (EAT = Earning After Tax) atau laba per saham (EPS = Earning per Share).

3. Leverage Gabungan (Leverage Kombinasi)

Leverage gabungan adalah pengaruh perubahan penjualan terhadap perubahan laba setelah pajak untuk mengukur secara langsung dampak perubahan penjualan terhadap perubahan pendapatan pemegang saham. Derajat Gabungan Leverage (DCL) yang didefinisikan sebagai persentase perubahan laba per saham sebagai akibat dari perubahan persentase dalam unit yang terjual.

Jenis leverage gabungan ini dapat terjadi ketika perusahaan memiliki leverage operasi dan leverage keuangan dalam kegiatan usahanya untuk meningkatkan keuntungan bagi pemegang saham biasa (Agus Sartono, 2008; 267).

Demikian penjelasan singkat tentang pengertian leverage, fungsi dan tujuannya, serta beberapa jenis leverage. Semoga artikel ini bermanfaat dan menambah wawasan anda.

sumber : maxmanroe.com